Yuldiais's Blog

Take the silver line of life

Lebaran

on September 12, 2010

Allahu Akbar3x Laila hailallahu Allahu Akbar. Allahu Akbar walillah ilhamd. Gema takbir berkumandang sesaat azan maghrib dihari ke-30 ramadhan berkumandang. Pertanda bulan ramadhan selesai. Pertanda bulan syawal tiba. Pertanda hari kemenangan datang. Kemenangan, bagi mereka yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa selama di bulan ramadhan. Indikatorny? hmm…nanti suatu saat kita bahas ya indikator kemenangan di bulan ramadhan. karena takkan cukup space kecil ini membongkar rahasianya..

Lebaran taun ini, bagiku sebetulnya hampir sama dengan lebaran taun2 sebelumnya. Masih silaturahim dengan orang-orang yang sama, di tempat yang sama, makan dengan menu yang sama, baju yang ku pakai pun sama dengan lebaran taun lalu, hmmm…jika aku tak salah ingat. Yang membedakannya adalah perasaanku beda. aku lebih merasa nyaman dengan diriku sendiri. aku merasa lebih bersahabat dengan diriku. berada di rumah, berada di keliling sodara, berada di Jakarta. aku merasa lebih damai, Alhamdulillah…đŸ™‚

Selalu ada keceriaan bersama mereka. Ritual rutin yang dilakukan pasca salat ied adalah salam-salaman dengan warga kampung sekitar. Mungkin karena posisi rumah ku dan rumah tanteku yang strategis dilewati jalan kaki oleh warga, jadi banyak warga yang datang tuk bersalam-salaman, berpelukan, dan bertegur sapa hangat. Bibirku selalu tersenyum sepanjang acara rutin itu berlangsung. Aku bahagia..melihat senyum tulus mereka, canda tawa ringan yang mampu meringankan pikiranku, dan peluk hangat yang menyadarkanku bahwa mereka adalah saudara-saudaraku seiman meski aku sendiri tidak banyak mengenal mereka. Ya Allah… inilah hamba-hambahMu yang bersyukur dan bahagia karena masih Kau berikan nikmat iman, islam dan ukhuwah…

Sebentar tapi berkesan. Dan konon katanya suasana seperti ini hanya ada di Indonesia. Suasana susah payah mudik untuk lebaran bersama keluarga. Hal ini membuatku penasaran ingin merasakan langsung lebaran di negeri orang. InsyaAllah, jika Allah mengizinkan, aku ingin merasakannya. Satu diantara doaku padaNya, semoga lebaran taun depan, aku dengan kondisi yang berbeda, berbeda yang lebih baik, dan jauh lebih baik dari lebaran taun ini. Diantaranya aku berkeluarga. Aamiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: