Yuldiais's Blog

Take the silver line of life

10 Nasehat Bijak Einstein Tentang Hidup Sukses

on October 22, 2011

Tak perlu bersiap-siap mengernyitkan kening, kita hanya akan membahas ringan tentang filosofi hidup singkat Einstein.

Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Yuk kita lihat.

Albert Einstein

1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahumu

“Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.”

Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?

Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata ‘sukses’. Mengejar jawaban rasa ingin tahumu adalah kunci rahasia kesukesan.

2. Tekun itu Tak Ternilai

“Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah.”

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah kamu setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, ‘Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan’. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah kamu mulai.

3. Fokus pada saat ini

Saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.

Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.

Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, ‘Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus’.

Belajar untuk ‘berada di sini, saat ini’, berikan perhatian kepada apa yang sedang kamu kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.

4. Imaginasi adalah kekuatan

“Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan.”

Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah kamu berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!

Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan kita. Lagi, kata Einstein, “Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi.”

Sekali lagi, apakah kamusudah melatih otot-otot imaginasimu setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.

Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan kemana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.

5. Buat Kesalahan

“Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru.”

Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.

Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu kita menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika kita menggunakannya dengan tepat tentunya.

Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan kita Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan sendiri.

6. Hidup pada saat ini

Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi.”

Satu-satunya jalan agar hidup kita baik di masa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.

Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.

Kita juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.

7. Hargai diri Kita

Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga.”

Tak perlulah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu  untuk menaikkan nilai diri kita.

Jika kita memang bernilai, sukses akan datang menghampiri. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada kita Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.

Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar kita. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Kita punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.

8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda

“Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda.”

Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika masih bertahan dengan cara yang kita pakai sekarang.

Dengan ungkapan lain, kita bermimpi mengharapkan otot bisep menjadi lebih ‘seksi’ jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.

Jika ingin hidup berubah, kita harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.

Ketika mengubah pikiran kita, mengubah sudut pandang, mengubah tindakan, hidup kita akan berubah dengan sendirinya.

9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman

“Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.”

Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Kita bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi kita informasi.

Kita harus melakukan proyek tersebut untuk ‘tahu’ apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.

Kita harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah di tengah proyek berjalan. Itu membuat kita memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.

Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman!

10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik

“Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain.”

Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, kita cukup melakukan dua hal saja.

Pertama, yang harus kita lakukan adalah memahami ‘peraturan’ bagaimana cara  melakukannya.

Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika kita mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong kita!

sumber dari notes teman di fb yang diambil dari: www.apakabardunia.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: