Yuldiais's Blog

Take the silver line of life

Belajar Memahami RahasiaNya

on November 23, 2011

Hari ini perasaanku terasa hambar, terasa datar, hampa dan terasa tak bergairah seperti biasanya. Ku coba mencari tahu kenapa hariku seperti ini..?. Mungkin, karena tadi malam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ahhh….harusnya aku tidak menyalahkan gangguan yang mampir dalam istirahatku, harusnya aku tetap bersyukur karena di luar sana banyak orang yang jarang bisa tidur nyenyak, bahkan mungkin tidak tahu rasanya tidur nyenyak itu seperti apa. Sedangkan aku, baru sekali tidur tidak nyenyak saja sudah langsung menuntut.

Dalam hambarnya hariku, aku mencoba untuk tetap menyebut-nyebut nama Allah di dalam hatiku. “Ya Allah, tolong hamba..”. Aku mencoba menyibukkan pikiranku dan aktivitasku dengan ke sana ke sini. Meski tetap tidak terlalu membantu. Ahhh….ya sudahlah, nikmati saja rasa ini, toh Allah sudah sering memberiku keceriaan di hampir setiap hari-hariku. Dan pada akhirnya, aku belajar satu hal untuk rasa ini yaitu bersyukur.

Diantara banyak kenikmatan yang Allah berikan, begitu sulit kita mensyukurinya. Namun jika hanya satu ujian yang Allah berikan, betapa hati ini langsung “protes” dan menuntut kepada Allah agar segera melenyapkan ujian ini. Padahal, dibalik ujian itu ada reward yang ingin Allah berikan, tentunya dengan syarat kita bisa melewatinya dengan cara yang Allah suka.

Saat di kelas sore tadi, aku sempat tidak suka dengan guru pengganti yang datang ke kelas. Kenapa? Karena sebelumnya beliau pernah sebagai guru pengganti di kelasku, apa yang beliau lakukan hanyalah bermain dan bermain, tidak ada materi baru yang aku peroleh. Tadi, saat permainan tengah berlangsung, aku beranikan diriku untuk bertanya, “we will not learn new material?”, aw..dengan cerianya beliau menjawab, “Yeah..i just wanna entertain you! J”. OMG, i don’t need entertain right now. One i need now is i learn something new to increase my soft skill, and for me, what he gave was so wasting time!

Akhirnya aku pun memutar otak, aku izin ke beliau kalau jam 18.00 aku pamit pulang duluan mau ke kampus, dan beliau pun mengizinkan. Tepat jam 18.00 WIB, hujan turun dengan derasss nya! Dalam hati aku berucap, “Subhanallah.. ya Rabbi, inikah rencana terbaikMu? Aku tunduk dan patuh kepadaMu ya Rabb”. Seketika itu beliau tanya kepadaku, “Jadi mau pergi sekarang? Udah jam 6”. Aku balas, “delay, because it’s heavy rain outside”.

Kemudian, dalam diam aku berpikir mencoba mencari hikmah dibalik peristiwa ini. Alhamdulillah.. terimakasih ya Allah telah memberiku satu hikmah, “belajarlah dari sesuatu yang tidak kau senangi. Belajarlah! karena akan ada masanya kau di posisinya. Perlakukanlah segala sesuatu yang datang kepadamu dengan bijak, sebelum hal itu pergi dan kau menyesalinya berlalu begitu saja tanpa kebaikan yang bisa kau berikan”. Hiks.. jadi menangis sendiri dalam hati.. Astaghfirullahal’adzim ya Allah, maafkah hamba yang telah men-judge hambaMu..

Aku larut bersama peserta lainnya hingga kelas usai. Hujan masih terus mengguyur tempatku belajar, deras dan berangin. Aku berteduh di tempat belajarku hingga hujan reda. Rencana ke kampus kembali pupus, karena jam 8 malam sudah tidak ada orang lagi di TU. Ya Allah,,, semoga besok, Kau mengizinkan ku ke kampus. Aamiin.

Hmmm…satu hal lagi, sebetulnya aku ingin besok, kamis, gak masuk sekolah.. Aku ingin menyelesaikan tugas-tugas kampus ku yang belum selesai. Tadi menjelang maghrib, Mba Dewi,  staff  Admin sekolah ku nelpon ngasih tau kalau besok jam 14.30 ada calon anak baru yang harus aku observasi. Oke.. “gagal” lagi rencanaku.

Dan memang, sebaik-baik rencana dan ketetapan adalah rencana dan ketetapan Allah atas hamba-hambaNya. Alhamdulillahirabbil’alamin.. terimakasihya Allah untuk hikmah hari ini.

269. Allah menganugerahkan hikmah* (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

Wallahu’alam bishawab


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: