Yuldiais's Blog

Take the silver line of life

Tersadarkan Kembali

on February 14, 2012

Mataku sedang tidak ingin terpejam meski sekarang waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB. Otakku tiba-tiba aktif bekerja.. padahal hari ini aku baru sampai di rumah jam 21.50 WIB. Entah, tiba-tiba aku ingin membaca kembali tulisan2ku sekitar 1-2 tahun lalu. Tulisan-tulisan yang menjadi tumpahan suasana hatiku, yang kini jarang aku lakukan lagi.

Ku temukan penggalan paragraf yang menyadarkanku atas kesalahan2ku beberapa bulan terakhir ini. Kesalahan-kesalahan yang melemahkan imanku, membelokkan niatku, dan mengerdilkan syukurku pada Allah SWT. Penggalan paragraf yang ku tulis pada 15 Februari 2011, hampir tepat satu tahun dari hari ini (14 Februari 2012), berbunyi seperti ini:

“Kini, aku belajar untuk memurnikan tauhidku pada Allah SWT, membersihkan dan mengokohkan aqidahku, mengutamakn mencintai Allah dan RasulNya di atas segalanya, meluruskan niat dengan menjadikan ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah SWT. Hanya itu yang kini tengah aku jaga dan rawat. Allah Maha mengabul doa, mengabul keinginan. Aku belajar dari pengalaman, dan berhati-hati dalam bertindak. Aku ingin tindakanku adalah gerakan Allah. Aku ingin masuk ke dalam golongan hambaNya yang anggota tubuhnya adalah Allah yang menggerakkan.”

Astaghfirullahal’adzim.. lafaz istighfar menjadi kata yang pertama kali keluar dari mulut tak terjaga ini. Ada apa denganku..? Begitu labilnya jiwa ini.. begitu rapuhnya.. sontak saat itu juga aku wudhu dan segera sholat isya..

Sholat isya yang diiringi sholat rawatib ba’da isya dan tilawah setelahnya,, ternyata belum cukup menenangkan hati yang penuh gemuruh ketidakpastian, ketidakjelasan, dan ketidaknyamanan. Saat menutup Al-Qur’an usai tilawah, tangisku tak tertahankan lagi. Aku menangisss..! menangis di atas Al-Qur’an, menangis di atas sajadah, sambil mengangkat kedua tangan aku menangisss..mengadu pada Allah atas apa yang tengah terjadi pada diriku. Keanehan yang aku rasakan, yang membuat hidupku tidak nyaman, dan keterasingan dengan diri sendiri.

Pecahhh..

tangisku pecahhh..!

ya Allah ya Rabbi..

tolong hamba..

Yang ku inginkan sekarang hanyalah kembali kepada Allah, kembali kepada hakikat penciptaanku di dunia ini, karena..semua yang bernyawa akan mati, semua akan dimintai pertanggung jawaban. Ya Allah, andai Engkau ada dalam wujud nyata, ingin rasanya aku memelukMu, menangis dalam dekapanMu. Ya Allah,, penuhi hati ini dengan cinta kepadaMu dan rasulMu. Ya Allah,, tolong hambaMu ini..!

Kamar tidur,

23.53 wib


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: